Kamis, 10 Januari 2013

Pemerkosaan India Terjadi karena Pelaku Gagal Sewa PSK


Foto : Polisi India selidiki bus yang digunakan pelaku pemerkosaan (Times of India)
Foto : Polisi India selidiki bus yang digunakan pelaku pemerkosaan (Times of India)


NEW DELHI - Salah seorang pelaku pemerkosaan terhadap mahasiswi India, Ram Singh, mengatakan pada polisi bahwa dirinya dan rekannya berniat menyewa pekerja seks. Namun upaya itu gagal dan mereka bertemu dengan korban.

Singh mengaku, pemerkosaan itu dilakukan ketika seluruh pelaku berada dalam keadaan mabuk. Dalam pernyataannya ke polisi, mereka baru saja menggelar pesta alkohol di Kamp Ravi Dass untuk merayakan ulang tahun temannya, Murari. Mereka pun memutuskan untuk pergi dan menyewa seorang pekerja seks.

"Pada malam hari itu, mereka sedang mencari pekerja seks. Ketika mereka tidak menemukannya, mereka terpikir untuk menculik perempuan yang sedang berjalan seorang diri di jalan raya. Mereka langsung mengajak mahasiswi kedokteran dan kekasihnya masuk ke dalam bus yang mereka kendarai," ujar kepolisian India, seperti dikutip The Indian Express, Rabu (9/1/2013).

Polisi langsung mendakwa para pelaku dengan tuduhan konspirasi kriminal. Kasus itupun dinyatakan sebagai kasus kriminal yang "direncanakan dengan baik."

Kelima dari enam pelaku akan disidang di pengadilan "jalur cepat" pada Kamis besok. Sementara itu, pelaku terakhir yang merupakan remaja berusia 17 tahun akan disidang dalam pengadilan yang terpisah pada 15 Januari.

Saat ini, lima tersangka itu pelaku hukuman mati, namun pelaku termuda tampaknya hanya diberikan hukuman maksimal tiga tahun penjara. Hal itu disebabkan karena, seorang remaja berusia 17 tahun belum dinyatakan sebagai pihak cakap hukum.

Kepolisian Negeri Bollywood itu juga masih menunggu laporan dari hasil otopsi korban yang meninggal di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura pada 28 Desember. Keputusan-keputusan mengenai pemindahan perawatan korban juga mulai dibahas dan menjadi bahan perdebatan.

sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar