Kamis, 10 Januari 2013

Sebotol Bir Obama Terjual Rp 11,6 Juta


thumbnail 
Jakarta - Sebagai pemimpin negara berpengaruh, apapun yang berhubungan dengan Presiden Barack Obama pasti jadi menarik. Bahkan, sekelompok orang tak ragu merogoh kocek dalam-dalam demi bisa mencicipi bir racikan Gedung Putih. Harganya pun tak tangung-tanggung, Rp 11,6 juta!

Brad Magerkurth (42) akhirnya memutuskan melelang White House Honey Brown Ale pemberian langsung dari Obama. Pada 28 September 2012, bertepatan dengan festival kuliner di University of Minnesota, Amerika Serikat, botol bir berukuran 355 ml ini berhasil terjual.

Sebanyak 10 orang membayar sejumlah $1,200 (Rp 11,6 juta) dan mencicipi bir tersebut. Biasanya hanya wine langka yang pantas diberi harga sedemikian tinggi, bukan bir. Hasil lelangpun disalurkan kepada Amplatz Children's Hospital di University of Minnesota.

Magerkurth beserta istrinya, tiga orang rekan kerja, bos, serta empat orang lainnya berkesempatan mencoba White House Honey Brown Ale. "Menurut saya rasanya sangat enak. Semua orang juga berpendapat demikian," ujar Magerkurth, seperti dilansir situs Obama Foodorama (08/01/13).

Tadinya mereka mengira rasanya manis dan membuat mual. "Tidak, rasa hopnya kentara dan terasa dry, benar-benar enak," tambah pria yang berprofesi sebagai pembuat bir dan salesman Artisan Beer Company di Twin Cities ini.

Magerkurth sedang berada di kota Knoxville pada 14 Agustus 2012 untuk urusan pekerjaan, ketika tiba-tiba rombongan Presiden Obama datang. Obama mendatangi meja Magerkurth untuk bersalaman dan bercakap-cakap.

Kemudian, ajudan presiden membawa sebotol bir berwarna cokelat polos, berleher panjang, dan tanpa label. Tanpa disangka, Obama memberikannya ke Magerkurth sambil mengatakan: "Ini, coba bir ini. Saya ingin mendengar reviewnya. Saya ingin mendengar pendapat Anda."

Tentu saja Magerkurth merasa sangat senang. "Bagi orang yang berkecimpung di industri bir, inilah hal terkeren di dunia," ungkap Magerkurth. Meski demikian, ia belum mengirimkan review resmi kepada presiden.

White House Honey Brown Ale adalah bir pertama yang dibuat di Gedung Putih. Bir unik ini diberi madu yang diambil dari peternakan lebah di area gedung kepresidenan tersebut.

"Madu memberi aroma yang kaya dan akhiran yang menyenangkan, namun tak membuat bir tersebut menjadi manis," tulis Sam Kass, chef Gedung Putih, di The White House Blog (01/09/12). Selain ale, iapun telah mempersiapkan Honey Porter dan Honey Blonde.

Botol White House Honey Brown Ale kini sudah kosong. Namun, alih-alih membuangnya, Magerkurth menyimpan botol dan tutupnya di lemari pajangan di tempat kerjanya, Artisan Beer Company. Botol boleh sederhana, tapi pemberinya tentu sangat istimewa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar